Striker Yang Bunuh Diri

بسم الله الرحمن الرحيم

Turut berduka cita atas apa yang terjadi di tanah air. Teror bom ibukota kembali mengguncang setelah absen beberapa tahun lamanya.

Kamis sore waktu sini, saya dapat pesan WA dari abang di rumah :

“Bom yang di Sarinah”
“Salah satu yang bunuh diri ternyata anak sini”
“Si Olay pemaen bola”

Kemudian abang saya kirim gambar salah satu teroris, dan menurut ingatan saya yang agak kabur, benarlah dia si Olay mantan pemain bola tarkam yang cukup masyhur di kampung saya.

Jujur saya nda mengenal orang ini, kecuali dia pemain bola tarkam (antar kampung). Dia juga nda kenal saya. Nama aslinya aja pun saya nda tau. Karna rumahnya emang beda RT dan cukup jauh, saya di RT 10 dia di RT 02, tapi masih satu RW dan satu kampung. Mengingat sosok ini bakal ngebawa saya ke beberapa tahun silam. Dulu, waktu saya masih SD dan awal-awal masuk SMP, di kampung saya yang sering disebut orang Kampung Pesanggrahan atau kita nyebutnya Sanggrahan yang ada di wilayah Jakarta Barat ada event tahunan.

Jadi tiap agustusan, gawean para pengurus RT dan RW sekampung itu adalah hajatan bola tarkam. Timnya itu, biasanya dari para perwakilan RT. Si Olay ini striker yang cukup ampuh buat timnya yaitu tim RT 02. Seinget saya juga RT 02 ini pernah jadi juara satu mengalahkan tim dari RT lainnya. Si Olay ini bisa dibilang andalan dari mereka semua. Karna emang dia punya badan yang ideal sebagai seorang striker.

Semenjak lapangan digusur buat bikin gedung dan ruko di sekitaran Taman Aries. Praktis hajatan tarkam udah nda lagi digelar. Si Olay pun saya nda pernah liat lagi wujudnya. Menurut baba (baca: bapak) di rumah, si Olay ini sempat hilang ditelan bumi meninggalkan anak dan istrinya selama beberapa tahun.

Sekitar dua tahun-an –mungkin-, saya kembali liat si Olay kali ini dengan penampilan yang cukup membuat saya kaget. Dengan celana diatas mata kaki, ditambah dengan setelan gamis Pakistan, peci, dan jenggot yang dibiarkan memanjang. Alhamdulillah saya membatin, waktu itu juga saya liat dia kebetulan pas keluar dari masjid komplek. Karna di daerah saya tinggal ada dua masjid besar. Satu masjid komplek dan satu lagi masjid kampung. Saya biasanya sholat di masjid kampung, jadi masalah pergaulan dia dan siapa aja kawan-kawan pengajiannya saya nol besar alias gak tau apa-apa.

Yang jelas di masjid komplek itu orang-orang yang berpenampilan sama dengan dia emang agak mulai banyak belakangan tahun ini. Beda sama style saya dan orang kampung kebanyakan yang kalo ke masjid biasanya sarungan, koko-an, sama kopiah-an. Secara nasab sebetulnya dia orang asli sini, Betawilah kalo boleh disebut. Bahkan salah satu ncingnya alias pamannya merupakan sesepuh kampung, orang terpandang. Makanya saya agak terheran heran koq bias-bisanya orang Betawi kena virus radikal kayak begitu.

Dan akhirnya, striker mumpuni itu pun membuat blunder, serangan teror dan misi bunuh diri nampaknya jadi akhir yang mengenaskan baginya. Yang bikin saya kaget banget, bisa-bisanya garis pemahaman yang keras ini udah masuk kampung saya. Intinya tugas berat bakal nambah. Pertama buat nangkis paham model begituan, yang kedua adalah nepis parno masyarakat bahwa gaya berpakaian model Olay adalah ciri-ciri teroris.

Mudah-mudahan Allah senantiasa memberikan hidayah kepada kita semua dan memberikan akhir yang baik di ujung hayat kita.

Aamiin

و الله أعلم

Iklan

Tentang Dinar Zul Akbar

Hanya seorang manusia biasa yang dikelilingi hal-hal luar biasa. Keseharian kuliah, kadang nulis, sering tidur dan suka merenung.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized dan tag , . Tandai permalink.

10 Balasan ke Striker Yang Bunuh Diri

  1. Jejak Parmantos berkata:

    Sang striker ini yang mana mas? si afif atau yg siapa… karena difoto2 yang beredar enggak ada yang berjenggot…

  2. rivenskyatwinda berkata:

    speechless bacanya. harusnya itu striker ketemu kak Dinar dulu yak, pas sebelum ke Madinah, bincang-bincang negara.. siapa tau akan berubah haluan dia.. kasian juga anak istrinya..

  3. Justisia Nita berkata:

    Gak usah jauh2, temen kampusku setelah tau sunnah malah tergiring ke khawarij & ortunya sempet ngasih buku2 & majalah ttg jihad2an yg salah itu… Jdnya aku milih utk gak ikrib sm dy lagi deh…

  4. ade_jhr berkata:

    Liat video org yg berpakaian arab dan membawa tas ransel di dalam video nampak jelas kalau org asing alias bule takut sekali dengan orang muslim. Setiap kali diletakan tas itu mereka berlarian ketakutan bahkan ada yang sengaja terjun kesungai. Miris liatnya. Anehnya banyak yg ketawa liat video itu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s